Apa itu Framework PHP?



Sebelum kita membahas tentang Framework lebih baik kalau kita sedikit menyunggung tentang PHP karena framework yang akan dibahas kali ini adalah framework PHP. 

Oke.. Sebenernya apa sih PHP itu?
PHP: Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS - Wikipedia

Diatas adalah penjelasan yang diberikan oleh Wikipedia. Sebenarnya kita dapat membuat sebuah website sederhana tanpa menggunakan PHP. Namun jika ingin membuat sebuah website yang dinamis seperti menggunakan sistem database, terjadi perubahan-perubahan ketika input yang dimasukan user berbeda, kita dapat menggunakan PHP.

Lalu apa itu Framework?
adalah suatu struktur konseptual dasar yang digunakan untuk memecahkan atau menangani suatu masalah kompleks. - Wikipedia

 Framework dalam bahasa indonesianya adalah kerangka kerja. Jadi jika kita hubungkan dengan PHP adalah kerangka kerja PHP. jadi jika kita lihat arti perkata pada Framework dan PHP arti dari Framework PHP adalah kumpulan script PHP dasar yang biasa digunakan untuk menangani atau memecahakan masalah dalam pembuatan website.

berikut 20 framework php terbaik pada tahun 2014: - menurut codegeekz


  1. Laravel
  2. Phalcon
  3. Symfony2
  4. Yii Framework
  5. CodeIgniter
  6. Cake PHP
  7. Aura
  8. Zend Framework
  9. Kohana
  10. Slim Framework
  11. Fuel PHP
  12. Flight
  13. Medoo
  14. PHPixie
  15. Pop PHP
  16. Simple MVC Framework
  17. Typo3 Flow
  18. Nette
  19. Agavi
  20. Silex

User Centered Design (UCD)


UCD  (user Centered Design) merupakan paradigma baru dalam pengembangan sistem berbasis web. UCD didefinisikan sebagai "efficiency" the practice of designing a product so that users can perform required operation, service, and supportive tasks with a minimum of stress and maximum of efficiency. Perancangan berbasis pengguna (UCD) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan filosofi perancangan. Konsep dari UCD adalah pengguna sebagai pusat dari pengembangan sistem, dan tujuan/sifat-sifat, konteks dan lingkungan sistem semua didasarkan dari pengalaman pengguna.

Prinsip yang harus diperhatikan dalam UCD adalah:


1. Fokus pada pengguna


Perancangan harus berhubungan langsung dengan pengguna sesungguhnya atau calon pengguna, misalnya melalu interview, survey. Tujuannya adalah untuk memahami kognisi, karakter, dan sikap pengguna serta karakteristik. Aktifitas utamanya mencakup pengambilan data, analisis dan intergrasinya ke dalam informasi perancangan dari pengguna tentang karakteristik tugas, lingkungan teknis atau organisasi.

2. Perancangan terintegrasi


Perancangan harus mencakup antarmuka pengguna, sistem bantuan (cara penggunaan), dan dukungan teknis seperti kebutuhan perangkat lunak dan perangkat keras yang dibutuhkan.

3.  Dari awal berlanjut pada pengujian pengguna


Satu-satunya pendekatan yang sukses dalam perancangan sistem yang berpusat pada pengguna adalah secara empiris dibutuhkan observasi tentang kelakuan pengguna, evaluasi umpan-balik yang cermat, wawasan pemecahan terhadap masalah yang ada, dan motivasi yang kuat untuk mengubah rancangan.

4. Perancangan interaktif


Sistem yang sedang dikembangkan harus didefinisikan, dirancang, dan melakukan beberapa kali test. Berasarkan hasil test kelakuan dari fungsi, maka juga akan dapat ditarik kesimpulan mengenai tingkat keberhasilan produk (aplikasi) tersebut

UCD adalah tentang partisipasi dan pengalaman manusia dalam proses perancangan. Pengguna adalah orang yang akan menggunakan sistem. Pengguna langsung biasa disebut pengguna akhir (end user) yang menggunakan sistem untuk menyelesaikan pekerjaannya. Pengguna tidak langsung adalah pengguna yang menggunakan sistem untuk penggunaan yang lain seperti system administrators, installers, dan demonstrators.

Konsep UCD

"In user user-centerd design, the users are the center focus".
Maksud dari kata tersebut adalah tujuan/sifat sifat-sifat, konteks, pengguna, sifat konteks dan lingkungan produk semua didasarkan dari pengalaman pengguna, selanjutnya ditetapkan model pekerjaan pengguna yang akan didukung sistem.

Prinsip-prinsip dalam merancang user interface  adalah sebagai berikut:
  1. User familiarity/ mudah dikenal : Menggunakan istilah yang lazim digunakan dan dikenali oleh pengguna secara umum, misalnya: untuk sistem perkantoran gunakan istilah letters, documents, folders, bukan directories, file, identifiers.
  2. Consistency : Konsistensi dalam operasi dan istilah yang digunakan di seluruh sistem sehingga tidak membingungkan.
  3. Minimal surprise / Tidak membuat pengguna terkejut : Operasi yang terjadi dapat diprediksi oleh pengguna sesuai dengan perintah yang ada.
  4. Recoverability / pemulihan : Recoverability ada dua macam yaitu : confirmation of destructive action (konfirmasi terhadap aksi yang merusak) atau ketersediaan fasilitas pembatalan (undo).
  5. user guidancel bantuan : Adanya cara penggunaan sistem sehingga pengguna lebih mudah dalam menjalankan sistem.
Prinsip perancangan UCD digambarkan dibawah ini:

Aturan Dalam UCD


Karena telah mendefinisikan hak pengguna untuk mentransformasi budaya yang terdapat dalam perancangan, pengembangan, dan pembuatan sistem teknologi informasi, dan untuk memastikan bahwa produk hasilnya akan tepat seperti harapan pelanggan.

1. Perspektif

Pengguna selalu benar. Jika terdapat masalah dalam penggunaan sistem, maka masalah ada pada sistem dan bukan pengguna.

2.  Installasi

Pengguna mempunyai hak untuk dapat menginstall atau mengun-install perangkat lunak dan perangkat keras sistem secara mudah tanpa ada kensekuensi negatif.

3. Pemenuhan
Pengguna mempunyai hak untuk mendapatkan sistem dapat bekerja seperti yang dijanjikan

4.  Instruksi

Pengguna mempunyai hak untuk dapat menggunakan istruksi secara mudah untuk memahami dan menggunakan sistem untuk mencapai tujuan yang diinginkan secara efisien.

5. Umpan Balik

pengguna mempunyia hak tarhadap sistem untuk menyediakan informasi yang jelas, dapat dimengerti, dan akurat tentang tugas yang dilakukan dan kemajuan yang dicapai. 


 6. Keterkaitan

Pengguna mempunyai hak untuk mendapatkan informasi yang jelas tentang semua persyaratan yang dibutuhkan sistem untuk memperoleh hasil terbaik.

7. Batasan

Pengguna mempunyai hak untuk mengetahui batasan kemampuan sistem.

8. Usability

Pengguna harus dapat menjadi penguasa teknologi perangkat lunak dan perangkat keras, dan bukan sebaliknya. Sistem harus dapat digunakan secara alamni dan ituitif.

Proses UCD

Gambar dibawah merupakan gambaran mengenai proses UCD.

Keterangan gambar:
  1. Memahami dan menentukan konteks pengguna.
  2. Menentukan kebutuhan pengguna.
  3. Solusi perancangan yang dihasilkan.
  4. Evaluasi perancangan terhadap kebutuhan pengguna.
sumber

Web Archiving


Nama Kelompok 6:
M. Ardi Yudha Prawir (54411766)
Ali Akbar (50411593)
Venessa Arie (58411861)
Amanda Tribuana Mentari P (50411661)
Charles Simanjuntak (51411618)

Web Archiving

Web Archiving adalah proses mengumpulkan bagian dari WWW dan memastikan koleksi tersebut diawetkan dalam suatu arsip, misalnya situs arsip, untuk diakses peneliti, sejarawan, dan masyarakat umum pada masa datang. Besarnya ukuran Web membuat arsiparis web umumnya menggunakan web crawlers untuk pengumpulan secara otomatis. Organisasi pengarsip web terbesar yang menggunakan ancangan perangkak web ini adalah Internet Archive yang berupaya memelihara arsip dari seluruh Web. Perpustakaan nasional, arsip nasional, dan berbagai konsorsium organisasi lain juga terlibat dalam upaya pengarsipan konten Web yang memiliki nilai penting bagi mereka. Perangkat lunak dan layanan komersial juga tersedia bagi organisasi yang ingin mengarsipkan konten web mereka sendiri untuk berbagai keperluan.
Arsiparis web umumnya mengumpulkan berbagai jenis konten web termasuk halaman HTML Web, style sheet, JavaScript, gambar, dan video. Arsiparsi web menggunakan archive metadata untuk sumber daya yang dikumpulkan seperti access time, MIME type, dan content length. Metadata ini berguna dalam memjaga keaslian dan asal dari koleksi arsip.

Cara kerja Web Archiving :

a. Remote Harvesting
Merupakan cara yang plaing umum dalam web archiving dengan menggunkana teknik web crawlers yang secara otomatis melakukan proses pengumpulan halaman web. Metode yang digunakan web crawler untuk mengakses halaman web sama semeprti user mengakses halaman web menggunakan wob browser. Contoh web crawler yang digunakan dalam web archiving seperti :
Heritrix
HTTrack
Wget

b. On-Demand
Ada banyak layanan yang dapat digunakan sebagai sumber archive web “on-demand”, menggunakan teknik web crawling. Contohnya seperti :
Aleph Archives
archive.is
Archive-It
Archivethe.net
Compliance WatchDog by SiteQuest Technologies
freezePAGE snapshots
Hanzo Archives
Iterasi
Nextpoint
Patrina 
PageFreezer
Reed Archives
Smarsh Web Archiving 
The Web Archiving Service 
webEchoFS
WebCite
Website-Archive.com

c. Database Archiving
Databasa Archiving mengacu pada metode untuk menarsipkan konten database-driven websites. Hal ini biasanya memerlukan ekstraksi konten database ke standard schema, sering menggunakan XML. Setelah disimpan dalam format standar, konten yang diarsipkan dari beberapa databse dapat tersedia untuk diakses dengan menggunakan single access system. Motode ini digunkanan seprti pada DeepArc dan Xinq masiing masing dikembangkan oleh Bibliothèque nationale de France dan National Library of Australia.

d. Transactional archiving
Transactional archiving merupakan event-driven yang mengumpulkan transaksi yang berlangsung antara web server dan web browser. Hal ini terutama digunakan untuk menjamin keaslian dari isi suatu website, pada tanggal tertentu. Hal ini sangatlah penting untuk organisasi atau perusahaan yang perlu mematuhi persyaratan hukum atau peraturan untuk mengungkapkan dan mempertahankan informasi.
Sistem yang digunakan pada transactional archiving biasanya beroperasi dengan memeriksa setiap permintaan HTTP dan respon dari web server, menyaring setiap aktifitas untuk menghilangkan konten yang duklikat dan secara permanen disimpan sebagai bitstreams. Sebuah sistem transactional archiving membutuhkan instalasi perangkat lunak pada web server, dan karena hal itu maka metode ini tidka dapat mengumpulkan konten dari remote website.

Web archiving beralih ke halaman ini. Untuk web.archive.org, lihat Wayback Machine. Untuk format file Safari, lihat webarchive. Untuk format file Sun Microsystems, lihat WAR (Sun format file).
Artikel ini berisi daftar referensi, namun tetap tidak jelas sumber karena memiliki inline citations cukup. Harap membantu memperbaiki artikel ini dengan memperkenalkan kutipan lebih tepat. (Januari 2010)
Web pengarsipan adalah proses pengumpulan bagian dari World Wide Web untuk memastikan informasi tersebut diawetkan dalam arsip bagi para peneliti di masa depan, sejarawan, dan masyarakat umum. Arsiparis web biasanya menggunakan web crawler untuk menangkap otomatis karena ukuran besar dan jumlah informasi di Web. Organisasi web terbesar pengarsipan berdasarkan pendekatan merangkak massal adalah Internet Archive yang berusaha untuk memelihara arsip dari seluruh Web. Perpustakaan nasional, arsip nasional dan konsorsium berbagai organisasi yang juga terlibat dalam pengarsipan konten Web budaya penting. Web komersial pengarsipan perangkat lunak dan layanan juga tersedia bagi organisasi yang perlu arsip konten web mereka sendiri untuk warisan perusahaan, peraturan, atau tujuan hukum.

Arsiparis web jenis arsip umum berbagai konten web termasuk halaman web HTML, style sheet, JavaScript, gambar, dan video. Mereka juga arsip metadata tentang sumber daya dikumpulkan seperti waktu akses, tipe MIME, dan panjang konten. Metadata ini berguna dalam membangun keaslian dan asal dari koleksi arsip.

Metode pengumpulan

panen Jarak Jauh
Web yang paling umum pengarsipan teknik menggunakan web crawler untuk mengotomatisasi proses pengumpulan halaman web. Web crawler biasanya mengakses halaman web dengan cara yang sama bahwa pengguna dengan browser Web melihat, dan karena itu memberikan metode yang relatif sederhana dari konten web panen jarak jauh. Contoh web crawler yang digunakan untuk web pengarsipan meliputi:
1. Heritrix
2. HTTrack
3. Wget
4. On-demand
Ada banyak layanan yang dapat digunakan untuk sumber daya arsip web “on-demand”, menggunakan teknik web merangkak.
Aleph Arsip, menawarkan layanan web pengarsipan untuk kepatuhan peraturan dan eDiscovery bertujuan untuk perusahaan (pasar Global 500), industri hukum dan pemerintah.
archive.is, sebuah layanan gratis yang menghemat halaman dan semua gambar nya. Hal ini dapat menyimpan halaman Web 2.0.
Arsip-It, sebuah layanan berlangganan yang memungkinkan lembaga-lembaga untuk membangun, mengelola dan mencari arsip web mereka sendiri.

Archivethe.net, sebuah shared web-platform pengarsipan dioperasikan oleh Internet Research Memory, spin-off dari dasar memori internet (sebelumnya Eropa Arsip Yayasan). IM Situs
Kepatuhan Watchdog oleh SiteQuest Technologies, sebuah layanan berlangganan yang arsip website dan memungkinkan pengguna untuk menelusuri situs tersebut seperti yang muncul di masa lalu. Hal ini juga memonitor situs untuk perubahan dan personil kepatuhan peringatan jika perubahan terdeteksi.

freezePAGE snapshot, sebuah layanan gratis / langganan. Untuk melestarikan snapshot, membutuhkan login setiap hari tiga puluh untuk pengguna terdaftar, enam puluh hari untuk pengguna terdaftar.
Hanzo Arsip, menyediakan web pengarsipan, awan pengarsipan, dan media sosial pengarsipan perangkat lunak dan layanan untuk e-discovery, manajemen informasi, konten perusahaan sosial, Financial Industry Regulatory Authority, Amerika Serikat Securities and Exchange Commission, dan kepatuhan Food and Drug Administration, dan perusahaan warisan. Hanzo digunakan oleh organisasi terkemuka di banyak industri, dan lembaga pemerintah nasional. Web akses arsip adalah on-demand dalam format asli, dan termasuk pencarian teks lengkap, penjelasan, redaksi, kebijakan arsip dan browsing temporal. Hanzo terintegrasi dengan aplikasi terkemuka penemuan elektronik dan jasa.

Iterasi, Menyediakan web perusahaan pengarsipan untuk kepatuhan, litigasi, e-discovery perlindungan dan warisan merek. Bagi perusahaan perusahaan, organisasi keuangan, lembaga pemerintah dan banyak lagi.

NextPoint, menawarkan berbasis cloud otomatis, SaaS untuk kebutuhan pemasaran, kepatuhan dan litigasi terkait termasuk penemuan elektronik.

PageFreezer, berlangganan layanan SaaS untuk arsip, replay dan situs pencari, blog, web 2.0, Flash & media sosial untuk memenuhi pemasaran, eDiscovery dan peraturan dengan US Food and Drug Administration (FDA), Keuangan Industri Regulatory Authority (FINRA), US Securities and Exchange Commission, Sarbanes-Oxley Act federal Aturan Bukti dan hukum catatan manajemen. Arsip dapat digunakan sebagai bukti hukum.

Reed Arsip, menawarkan perlindungan litigasi, kepatuhan terhadap peraturan & eDiscovery dalam, industri perusahaan hukum dan pemerintah.

Smarsh Web Pengarsipan dirancang untuk menangkap, memelihara dan menciptakan kembali pengalaman web seperti ada setiap saat dalam waktu untuk kewajiban kepatuhan e-discovery dan peraturan. (Smarsh diperoleh menerus Mei 2012).

The Web Pengarsipan Layanan adalah layanan berlangganan dioptimalkan untuk lingkungan akademik dipandu oleh masukan dari pustakawan, arsiparis dan peneliti. WS menyediakan penjelajahan topikal, perbandingan perubahan dan situs-by-lokasi kontrol pengaturan penangkapan dan frekuensi. Dikembangkan dan diselenggarakan oleh University of California Pusat Kurasi di Perpustakaan Digital California.
webEchoFS, menawarkan layanan berlangganan yang diciptakan khusus untuk memenuhi kebutuhan perusahaan Jasa Keuangan peraturan periklanan subjek yang berhubungan dengan FINRA dan Investasi Act Advisors.

WebCite, sebuah layanan gratis khusus untuk penulis ilmiah, editor jurnal, dan penerbit untuk secara permanen arsip dan mengambil referensi dikutip Internet.

Situs-Archive.com, layanan berlangganan. Captures layar-tembakan halaman, transaksi dan perjalanan pengguna menggunakan “browser yang sebenarnya”. Layar-tembakan dapat dilihat secara online atau download dalam arsip bulanan. Menggunakan teknologi Cloud Pengujian.

database pengarsipan
Database pengarsipan mengacu pada metode untuk pengarsipan konten mendasari database-driven website. Hal ini biasanya memerlukan ekstraksi dari isi database ke skema standar, sering menggunakan XML. Setelah disimpan dalam format standar, isi arsip dari beberapa database kemudian dapat dibuat tersedia dengan menggunakan sistem akses tunggal. Pendekatan ini dicontohkan oleh alat DeepArc dan Xinq dikembangkan oleh Bibliothèque nationale de France dan Perpustakaan Nasional Australia masing-masing. DeepArc memungkinkan struktur database relasional yang akan dipetakan ke skema XML, dan konten diekspor ke dokumen XML. Xinq kemudian memungkinkan konten yang akan disampaikan secara online. Meskipun tata letak asli dan perilaku website tidak dapat dipertahankan dengan tepat, Xinq tidak memungkinkan query dasar dan fungsi pengambilan dapat direplikasi.

Transaksional pengarsipan
Transaksional pengarsipan adalah sebuah pendekatan event-driven, yang mengumpulkan transaksi yang sebenarnya yang terjadi antara web server dan browser web. Hal ini terutama digunakan sebagai sarana melestarikan bukti isi yang sebenarnya dilihat di situs web tertentu, pada tanggal tertentu. Hal ini mungkin sangat penting bagi organisasi yang perlu mematuhi persyaratan hukum atau peraturan untuk mengungkapkan dan mempertahankan informasi.
Sebuah sistem pengarsipan transaksional biasanya beroperasi dengan mencegat setiap permintaan HTTP untuk, dan tanggapan dari, server web, penyaringan setiap respon untuk menghilangkan duplikat konten, dan secara permanen menyimpan tanggapan sebagai bitstreams. Sebuah sistem pengarsipan transaksional memerlukan instalasi software pada server web, dan karenanya tidak dapat digunakan untuk mengumpulkan konten dari situs remote.

Kesulitan dan keterbatasan

Crawlers
Web arsip yang mengandalkan web merangkak sebagai sarana utama mereka mengumpulkan Web dipengaruhi oleh kesulitan merangkak web:
Protokol pengecualian robot dapat meminta crawler tidak dapat mengakses bagian dari sebuah situs web. Beberapa arsiparis web dapat mengabaikan permintaan dan merangkak bagian-bagian pula.
Sebagian besar dari sebuah situs web mungkin tersembunyi di dalam Web. Misalnya, halaman hasil balik formulir web terletak pada Web dalam karena crawler paling tidak bisa mengikuti link ke halaman hasil.
Crawler perangkap (misalnya, kalender) dapat menyebabkan crawler untuk men-download jumlah tak terbatas halaman, sehingga crawler biasanya dikonfigurasi untuk membatasi jumlah halaman dinamis mereka merangkak.

Namun, penting untuk dicatat bahwa web arsip format asli, yaitu, web arsip dibrowse penuh, dengan link bekerja, media, dll, hanya benar-benar mungkin menggunakan teknologi crawler.
Web adalah begitu besar sehingga merangkak sebagian besar dibutuhkan sejumlah besar sumber daya teknis. Web ini berubah begitu cepat sehingga bagian dari sebuah situs web dapat berubah sebelum crawler bahkan telah selesai merangkak itu.

Umum keterbatasan
Beberapa server web yang dikonfigurasi untuk mengembalikan halaman yang berbeda untuk permintaan Pengarsip web dari mereka akan dalam menanggapi permintaan browser biasa. Hal ini biasanya dilakukan untuk mengelabui mesin pencari ke mengarahkan lalu lintas pengguna ke situs Web, dan sering dilakukan untuk menghindari akuntabilitas, atau untuk menyediakan konten ditingkatkan hanya kepada browser yang dapat menampilkannya.

Tidak hanya harus web arsiparis menghadapi tantangan teknis web pengarsipan, mereka juga harus bersaing dengan hukum kekayaan intelektual. Peter Lyman menyatakan bahwa “meskipun Web yang populer dianggap sebagai sumber daya domain publik, itu hak cipta, dengan demikian, arsiparis tidak memiliki hak hukum untuk menyalin Web”. Namun perpustakaan nasional di banyak negara memiliki hak legal untuk menyalin bagian dari web di bawah perpanjangan deposit hukum.

Beberapa arsip web pribadi non-profit yang dibuat dapat diakses publik seperti WebCite, Internet Archive atau memori internet memungkinkan pemilik konten untuk menyembunyikan atau menghapus konten diarsipkan bahwa mereka tidak ingin publik memiliki akses ke. Arsip web lainnya hanya dapat diakses dari lokasi tertentu atau memiliki penggunaan diatur. WebCite mengutip gugatan baru-baru ini terhadap caching Google, Google yang memenangkan .
Aspek kurasi web

Kurasi web, seperti kurasi digital, memerlukan:
Sertifikasi dari kepercayaan dan integritas dari isi koleksi
Mengumpulkan aset Web diverifikasi
Menyediakan Web pencarian aset dan pengambilan
Semantik dan ontologis kontinuitas dan komparatif dari isi koleksi
Dengan demikian, di samping membahas metode pengumpulan Web, yang menyediakan akses, sertifikasi, dan pengorganisasian harus disertakan. Ada seperangkat alat populer yang membahas langkah-langkah penanggulangan :
Sebuah suite alat untuk Kurasi Web oleh Konsorsium Pelestarian Internet International :
Heritrix 
- situs resmi 
- mengumpulkan aset Web NutchWAX 
- pencarian Web arsip koleksi Wayback (Sumber Wayback Machine Terbuka) 
- pencarian dan navigasi koleksi arsip Web menggunakan NutchWax Web Kurator Alat 
- Seleksi dan Pengelolaan Koleksi Web

Lain sumber Peralatan terbuka untuk memanipulasi web arsip:
- WARC Tools 
- untuk membuat, membaca, parsing dan memanipulasi, web arsip pemrograman Pencarian 
- untuk mengindeks dan mencari teks lengkap dan metadata dalam web arsip.


Referensi:

Crawless


Nama Kelompok 6:
M. Ardi Yudha Prawir (54411766)
Ali Akbar (50411593)
Venessa Arie (58411861)
Amanda Tribuana Mentari P (50411661)
Charles Simanjuntak (51411618)

Apa itu web crawler ?
Web crawler adalah suatu program atau script otomat yang relatif simple, yang dengan metode tertentu melakukan scan atau “crawl” ke semua halaman-halaman Internet untuk membuat index dari data yang dicarinya. Nama lain untuk web crawl adalah web spider, web robot, bot, crawl dan automatic indexer.
Web crawl dapat digunakan untuk beragam tujuan. Penggunaan yang paling umum adalah yang terkait dengan search engine. Search engine menggunakan web crawl untuk mengumpulkan informasi mengenai apa yang ada di halaman-halaman web publik. Tujuan utamanya adalah mengumpukan data sehingga ketika pengguna Internet mengetikkan kata pencarian di komputernya, search engine dapat dengan segera menampilkan web site yang relevan.
Ketika web crawl suatu search engine mengunjungi halaman web, ia “membaca” teks yang terlihat, hyperlink, dan konten berbagai tag yang digunakan dalam situs seperti meta tag yang banyak berisi keyword. Berdasar informasi yang dikumpulkan web crawl, search engine akan menentukan mengenai apakah suatu situs dan mengindex informasinya. Website itu kemudian dimasukkan ke dalam database search engine dan dilakukan proses penentuan ranking halaman-halamannya.
Namun search engine bukanlah satu-satunya pengguna web crawl. Linguist bisa menggunakan web crawl untuk melakukan analisis tekstual; yakni, mereka bisa menyisir Internet untuk menentukan kata apa yang paling umum digunakan hari ini. Peneliti pasar dapat menggunakan web crawl untuk menentukan dan memanipulasi trend pada suatu pasar tertentu. Ini semua merupakan contoh beragam penggunaan web crawl. Web crawl dapat digunakan oleh siapapun yang melakukan pencarian informasi di Internet.
Web crawl bisa beroperasi hanya sekali, misalnya untuk suatu projek yang hanya sekali jalan, atau jika tujuannya untuk jangka panjang seperti pada kasus search engine, mereka bisa diprogram untuk menyisir Internet secara periodik untuk menentukan apakah sudah berlangsung perubahan signifikan. Jika suatu situs mengalami trafik sangat padat atau kesulitan teknis, spider atau crawl dapat diprogram untuk mencatat hal ini dan mengunjunginya kembali setelah kesulitan teknis itu terselesaikan.

CARA KERJA CRAWLER ?
Sebelum kita menginjak ke pembahasan artikel , bagaimana sih cara kerja dari crawler yang biasa kita operasikan atau jalankan dalam mencari sebuah kata kunci tertarget yang ingin anda ambil informasinya.
Mesin pencari web bekerja dengan cara menyimpan informasi tentang banyak halaman web, yang diambil langsung dari WWW. Halaman-halaman ini diambil dengan web crawler - browser web otomatis yang mengikuti setiap pranala yang dilihatnya. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara indeks-nya (misalnya, kata-kata diambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag). Data tentang halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Sebagian dari macam-macam search engine, seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache) maupun informasi tentang halaman web itu sendiri.

Selain halaman web, macam-macam crawler yang juga search engine juga menyimpan dan memberikan informasi hasil pencarian berupa pranala yang merujuk pada file, seperti file audio, file video, gambar, foto dan sebagainya, serta informasi tentang seseorang, suatu produk, layanan, dan informasi beragam lainnya yang semakin terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi.

Ketika seseorang mengunjungi mesin pencari dan memasukkan query, biasanya dengan memasukkan kata kunci, mesin mencari indeks dan memberikan daftar halaman web yang paling sesuai dengan kriterianya, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan kadang-kadang sebagian teksnya.

Ada jenis atau macam-macam crawler lain: mesin pencari real-time, seperti Orase. Mesin seperti ini tidak menggunakan indeks. Informasi yang diperlukan mesin tersebut hanya dikumpulkan jika ada pencarian baru. Jika dibandingkan dengan sistem berbasis indeks yang digunakan mesin-mesin seperti Google, sistem real-time ini unggul dalam beberapa hal: informasi selalu mutakhir, (hampir) tak ada pranala mati, dan lebih sedikit sumber daya sistem yang diperlukan. (Google menggunakan hampir 100.000 komputer, Orase hanya satu.) Tetapi, ada juga kelemahannya: pencarian lebih lama rampungnya.

Ini adalah tabel komputer pribadi web browser berdasarkan tahun rilis versi mayor, dalam urutan kronologis, dengan perkiraan jumlah pengguna Internet di seluruh dunia dalam jutaan. Perhatikan bahwa data pengguna internet berkaitan dengan seluruh pasar, bukan versi dirilis pada tahun itu. Meningkatnya pertumbuhan Internet pada 1990-an dan 2000-an berarti bahwa browser saat ini dengan pangsa pasar kecil memiliki lebih total pengguna dari seluruh pasar sejak dini. Sebagai contoh, pangsa pasar 90% pada tahun 1997 akan menjadi sekitar 60 juta pengguna, tetapi awal tahun 2007 pangsa pasar 9% akan sama dengan lebih dari 90 juta pengguna.

Analisis Web


Nama Kelompok 6:
M. Ardi Yudha Prawir (54411766)
Ali Akbar (50411593)
Venessa Arie (58411861)
Amanda Tribuana Mentari P (50411661)
Charles Simanjuntak (51411618)

1. Pengukuran web

-tools
Untuk mengukur suatu kualitas suatu website kita bisa menggunakan beberapa tools untuk mengecek, mulai dari SEO(search engine optimization) atau juga bisa melihat traffic atau lalu lintas pengunjung yang pernah dan juga yang sedang mengunjungi website kita. Semakin tinggi pengunjung, tentu akan menaikkan suatu pengukuran suatu website itu sendiri, sehingga rating dari website tadi juga akan semakin tinggi.

-tools-tools pengukur analisis website

a. GTmetrix, adalah websiteuntuk menganalisa kecepatan web yang tersedia secara gratis, dengan menggunakan google page speed dan Yahoo YSlow sebagai analyze engine dan untuk menampilkan hasil serta rekomendasi yang harus dilakukan. Dengan GTmetrix juga dapat membandingkan beberapa URL sekaligus dan jika mendaftar sebagai anggota maka dapat: melihat tes sebelumnya untuk membandingkan hasilnya, menjadwalkan cek website secara otomatis, menyimpan laporan serta memilih hasil laporan untuk ditampilkan kepublic atau tidak.

b. Alexa menganalisa penggunaan web dari sumber lalu lintas data, termasuk juga Alexa Toolbar untuk pengguna yang akhirnya membuat peringkat lalu lintas untuk website. Hal ini pada dasarnya menentukan seberapa populer sebuah situs web. Meskipun nilai ini sangat dihormati di kalangan tertentu, lalu lintas data bukan sampel yang representatif dari populasi internet global, tetapi beragam luas statistik diambil dari pengguna Alexa Toolbar. Hal lain yang perlu diingat adalah bahwa situs dengan lalu lintas rendah relatif tidak akan akurat peringkat oleh Alexa karena sulit untuk memastikan angka yang benar dari situs dengan kurang dari 1000 pengunjung. Namun nilai yang bermanfaat ketika membandingkan situs serupa, apalagi 6.000.000 orang mengunjungi Alexa setiap bulan, yang bukan angka yang akan mengendus. Kelebihan tools ini adalah Alexa ini membantu dengan memberikan informasi tentang kualitas dan popularitas dari sebuah website, berguna bagi website yang anda memiliki untuk diterima dalam program make money online, membantu anda dalam mengetahui posisi jika terdapat kompetisi dan anda bisa mengetahui volume traffic dari website yang anda miliki

c. Pingdom, Aplikasi yang saya maksudkan di sini ialah Pingdom – didatangkan dalam 3 versi (percuma, basic dan business). Selain daripada menawarkan servis percuma untuk menjalankan test page speed / load time blog dan laman web, Pingdom turut menawarkan servis untuk memantau Uptime dan Downtime blog terus dari smartphone anda.

-Kenapa web perlu dianalisa
Karena sebuah halaman web itu ada nilai dan untuk memasang konten kita juga harus memperhatikan segala sesuatu yang ada didalam nya, misalkan saja harus menggunakan tampilan yang tidak berlebihan dan berat, tepat dalam SEO dan lainnya. Oleh karena itu ada tools yang bisa digunakan untuk mengetahui hal tersebut, jadi orang lain juga bisa melihat rating dari website yang biasa atau dia kunjungi.

-Bagaimana menganalisa
Untuk mengalisa suatu web kita bisa menggunakan banyak parameter, dan juga seperti tools yang telah dijelaskan diatas, jadi kita hanya menggunakan tool tadi lalu memilih website mana yang akan kita analisa, karena tools tadi telah di buat berdasarkan logika penilaiannya, missal dari trafik pengunjung dan lainnya.

-Parameter untuk mengukur website
Parameter yang terkenal untuk mengukur sebuah website adalah PIWIK, w3counter dan webqual disitu disediakan berbagai informasi tentang berapa jumlah pengunjung website kita, dengan menggunakan OS apa dan juga browser apa, dan yang parameter ini juga bisa digunakan di website kita atau biasa dikenal dengan istilah plugin.

Referensi :

Search Engine

Nama Kelompok 6:
M. Ardi Yudha Prawir (54411766)
Ali Akbar (50411593)
Venessa Arie (58411861)
Amanda Tribuana Mentari P (50411661)
Charles Simanjuntak (51411618)

Search Engine
Mesin pencari atau Search engine adalah program komputer yang dirancang untuk melakukan pencarian atas berkas-berkas yang tersimpan dalam layanan www, ftp, publikasi milis, ataupun news group dalam sebuah ataupun sejumlah komputer peladen dalam suatu jaringan. Search engine merupakan perangkat pencari informasi dari dokumen-dokumen yang tersedia. Hasil pencarian umumnya ditampilkan dalam bentuk daftar yang seringkali diurutkan menurut tingkat akurasi ataupun rasio pengunjung atas suatu berkas yang disebut sebagai hits. Informasi yang menjadi target pencarian bisa terdapat dalam berbagai macam jenis berkas seperti halaman situs web, gambar, ataupun jenis-jenis berkas lainnya. Beberapa mesin pencari juga diketahui melakukan pengumpulan informasi atas data yang tersimpan dalam suatu basisdata ataupun direktori web.
fungsi search engine adalah untuk mencari alamat-alamat website yang berisi berbagai bentuk informasi seperti tulisan, gambar, video, dsb. dengan mudah dan cepat.
kekurangan dalam menggunakan MSN :
1. Pencarian. Dibutuhkan waktu yang lama sampai hasil ditampilkan di halaman MSN.
2. Pengguna juga sulit membedakan antara iklan dan bukan iklan pada halaman pencariannya.
3. Penampilan iklan hanya dibedakan dari hasil asli melalui sebuah titik di depannya.
Bagian-bagian dari MSN adalah
1. Windows Live Hotmail
Windows Live Hotmail, atau lebih dikenal dengan Hotmail adalah layanan email gratis popular dari Microsoft, bagian dari layanan-layanan Windows Live. Versi terbaru ini diumumkan pada tanggal 1 November 2005 sebagai update dari layanan MSN Hotmail yang sudah ada. Setelah diluncurkannya versi beta, Windows Live Hotmail diluncurkan secara resmi pada tanggal 7 Mei 2007
2. Windows Messenger
Windows Live Messenger adalah program perangkat lunak pengirim pesan instan yang dikembangkan oleh MSN. Terdapat fasilitas untuk mencari orang yang ada di situs tersebut. Program yang dapat didownload meliputi messenger, surel, penulis atau writer, galeri foto, pembuat film beta, keamanan keluarga dan kotak peralatan.
3. My MSN 
Microsoft Internet Explorer 8

MSN di dalamnya juga terdapat beberapa site akses diantaranya :
1. MSN Image
MSN Image adalah situs web yang digunakan untuk mencari gambar tertentu. Sama seperti Google Image Search, pengguna hanya mengetikkan kata kunci tersebut, lalu gambar tersebut ditemukan.
2. MSN Videos
MSN Videos adalah situs web yang digunakan untuk mencari video tertentu, sama seperti YouTube. Tetapi pertama pengguna harus menentukan negara dan bahasanya, sepertinegara Indonesia dengan bahasa Inggris.
3. MSN Shopping
MSN Shopping adalah situs web portal berbelanja online yang dimiliki oleh MSN dan berkompetisi dengan Yahoo!. MSN Shopping juga terdapat fasilitas pencarian produk. MSN Shopping kini tersebar di seluruh dunia.
4. MSN News
5. MSN Maps

Referensi:

Usenet, Gopher, FTP, Internet & Memex


Nama Kelompok 6:
M. Ardi Yudha Prawir (54411766)
Ali Akbar (50411593)
Venessa Arie (58411861)
Amanda Tribuana Mentari P (50411661)
Charles Simanjuntak (51411618)

Usenet
Diagram Usenet beberapa server dan klien. Titik-titik biru, hijau, dan merah pada server yang merupakan kelompok-kelompok mereka bawa. Panah antara server menunjukkan bahwa server berbagi artikel dari kelompok. Panah antara komputer dan server menunjukkan bahwa pengguna berlangganan ke kelompok tertentu, dan upload dan artikel download ke dan dari server.
Usenet adalah sistem diskusi Internet yang terdistribusi secara global. Sistem ini dikembangkan dari arsitektur serbaguna UUCP dari nama yang sama.
Mahasiswa pascasarjana Universitas Duke bernama Tom Truscott dan Jim Ellis mencetuskan idenya pada tahun 1979 untuk selanjutnya membangun sistem ini pada tahun 1980.[1] Pengguna membaca dan mengirim pesan umum (disebut artikel atau posting, dan secara kolektif disebut berita) ke satu kategori atau lebih yang disebut newsgroup. Usenet menyerupai Bulletin Board System (BBS) dalam banyak hal, dan merupakan awal dari berbagai forum Internet yang banyak digunakan saat ini, secara kasar dapat dianggap sebagai hibrida antara surat elektronikdan forum web. Diskusi disusun menurut topik diskusi, dan ditampilkan oleh Newsreader seperti halnya susunan forum web dan BBSes, meskipun artikel disimpan pada peladen secara berurutan.
Salah satu perbedaan penting antara BBS atau forum web dan Usenet adalah tidak adanya server pusat dan administrator khusus. Usenet didistribusikan antara konglomerasi besar yang terus berubah dari peladen-peladen yang menyimpan serta meneruskan pesan satu sama lainnya. Peladen-peladen ini secara longgar terhubung dalam jejaring tidak tetap. Polanya mirip dengan peta transportasi kota yang kompleks. Ada beberapa cara untuk sampai ke titik manapun di kota. Jika salah satu jalan akan diblokir karena alasan tertentu, ada jalan lain selalu tersedia untuk sampai ke sana. Dengan cara ini, Jaringan Pengguna atau Usenet memungkinkan artikel yang diposkan ke newsgroup sampai ke banyak tujuan dengan cepat. Seorang pengguna dapat membaca pesan dari peladen dan menuliskan pesan ke peladen lokal yang dioperasikan olehpenyelenggara jasa internet, universitas atau perusahaan. Peladen kemudian saling bertukar pesan satu sama lainnya, hingga pesan tersedia bagi pembaca di luar peladen asli.
Referensi
1. ^ From Usenet to CoWebs: interacting with social information spaces, Christopher Lueg, Danyel Fisher, Springer (2003), ISBN 1-85233-532-7, ISBN 978-1-85233-532-8

Gopher
Halaman ini belum atau baru diterjemahkan sebagian dari bahasa Inggris.
Bantulah Wikipedia untuk melanjutkannya. Lihat panduan penerjemahan Wikipedia.

Gopher adalah protokol layer aplikasi TCP/IP yang dirancang untuk distribusi, pencarian, dan pengambilan dokumen melalui Internet. Sangat berorientasi pada desain dokumen menu, protokol Gopher disajikan menarik untuk alternatif World Wide Web pada tahap awalnya, tapi akhirnya gagal mencapai popularitas.
Daftar isi
• 1 Fitur
• 2 Standardisasi
• 3 Catatan kaki
• 4 Pranala luar
Fitur
Protokol ini menawarkan beberapa fitur yang tidak didukung oleh native Web dan menerapkan hierarki yang lebih kuat pada informasi yang tersimpan di dalamnya. Menu teks antarmuka yang mudah digunakan, dan cocok untuk lingkungan komputasi yang sangat bergantung pada remot teks berorientasi terminal komputer, yang masih umum pada saat pembentukannya pada tahun1991, dan kesederhanaan protokol yang difasilitasi berbagai implementasi klien. Revisi gopher yang lebih baru dan klien grafis menambahkan dukungan untuk multimedia.
Dengan struktur hierarki, Gopher memberikan platform berguna untuk skala besar koneksi perpustakaan elektronik pertama. Pengguna Gopher ingat bahwa sistem “lebih cepat dan lebih efisien dan jauh lebih terorganisir” dari layanan Web saat ini. Meskipun sebagian besar digantikan oleh Web di tahun berikutnya, protokol Gopher masih digunakan oleh penggemar, dan server populasi kecil tetap aktif dipertahankan.

Gopher adalah, Program berbasis teks yang digunakan untuk mem-browser daftar menuInternet pada berbagai server gopher. Pengertian Gopher dari sumber lain adalah suatu aplikasi perangkat lunak yang tesusun atas beberapa menu sistem pencarian dan penemuan kembali.
Situs Gopher adalah komputer yang menampilkan menu-menu yang mewakili data dan informasi yang tersedia. Secara mendasar, menu-menu ini merupakan daftar isi untuk mengolah dan menunjuk ke sebuah informasi tertentu.
Layanan ini menggunakan FTP untuk pertukaran file dan Telnet untuk koneksi dengan server tertentu.
Gopher yang memiliki sistem berbasis menu paling dasar ini menyediakan konektifitas yang saling berhubungan antara file-file pada komputer-komputer Internet. File-file ini nampak seperti direktori berseri di seputar menu Gopher yang sebenarnya file-file tersebut berlokasi di komputer lain.
Gopher menyediakan akses ke dokumen teks, Grafik dan suara digital hanya dapat dimasukkan dalam kumpulan sebuah dokumen, yang harus didownload ke komputer lokal, dan baru kemudian dapat dilihat dengan program lain.
Gopher juga memungkinkan akses ke beberapa fasilitas lain yang ada diinternet seperti Telnet untuk melakukan hubungan komunikasi jarak jauh.
Manfaat Aplikasi Gopher ini adalah user tidak perlu mengetahui alamat yang khusus pada komputer yang akan di akses. Gopher sendiri merupakan sistem yang memungkinkan para pengguna internetdapat mengakses berbagai situs. Selain itu Gopher yang merupakan sistem dengan otomatisasi dimana pemakai dapat mengakses informasi dengan menggunakan hirarki.

Protokol Transfer Berkas
Protokol pengiriman berkas (Bahasa inggris: File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pengiriman berkas(file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah Antarjaringan.
FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus pengiriman antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.
Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.

FTP menggunakan protokol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga di antara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum pengiriman data dimulai. Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan “mendengarkan” percobaan koneksi dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port) untuk (1) membuat sebuah koneksi antara klien dan server, (2) untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga (3) mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCP nomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mengirim data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan.
FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan username dan password yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguna terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses, men-download, dan meng-upload berkas-berkas yang ia kehendaki. Umumnya, para pengguna terdaftar memiliki akses penuh terhadap beberapa direktori, sehingga mereka dapat membuat berkas, membuat direktori, dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode anonymous login, yakni dengan menggunakan nama penggunaanonymous dan password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail.

Internet
Artikel ini sudah memiliki daftar referensi, bacaan terkait atau pranala luar, tapi sumbernya masih belum jelas karena tak memilikikutipan pada kalimat (catatan kaki). Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetil bila perlu.

Visualisasi dari beberapa route pada jaringan Internet.
Internet (kependekan dari interconnection-networking) secara harfiah adalah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakaninternetworking.
Daftar Isi
• 1 Sejarah Internet
• 2 Internet pada saat ini
• 3 Budaya Internet
• 4 Tata tertib Internet
• 5 Isu moral dan undang-undang
• 6 Akses Internet
• 7 Penggunaan Internet di tempat umum
• 8 Tokoh-tokoh Internet
• 9 Lihat pula
• 10 Referensi
• 11 Pranala luar

Sejarah Internet
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.
Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
Internet pada saat ini
Representasi grafis dari jaringan WWW (hanya 0.0001% saja).
Internet dijaga oleh perjanjian bilateral atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board - IAB). Protokol-protokol Internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, danSSL.
Beberapa layanan populer di Internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, berbagi berkas (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui Internet dimungkinkan untuk berkomunikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN MessengerWindows Live Messenger, Twitter,Facebook dan lain sebagainya.
Beberapa servis Internet populer yang berdasarkan sistem tertutup (Proprietary System), adalah seperti IRC, ICQ, AIM, CDDB, danGnutella.
Budaya Internet
Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses Internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran(decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi dan data secara ekstrem.
Perkembangan Internet juga telah memengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet. Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan nama e-commerce.
Terkait dengan pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melalui e-government seperti di kabupaten Sragen yang mana ternyata berhasil memberikan peningkatan pemasukan daerah dengan memanfaatkan Internet untuk transparansi pengelolaan dana masyarakat dan pemangkasan jalur birokrasi, sehingga warga di daerah terebut sangat di untungkan demikian para pegawai negeri sipil dapat pula di tingkatkan kesejahterannya karena pemasukan daerah meningkat tajam.
Tata tertib Internet
Sama seperti halnya sebuah komunitas, Internet juga mempunyai tata tertib tertentu, yang dikenal dengan nama Nettiquette atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah netiket.
Untuk di Indonesia selain tata tertib sosial di Internet juga diberlakukan peraturan (UU ITE).
Isu moral dan undang-undang
Terdapat kebimbangan masyarakat tentang Internet yang berpuncak pada beberapa bahan kontroversi di dalamnya. Pelanggaran hak cipta, pornografi, pencurian identitas, dan pernyataan kebencian (hate speech), adalah biasa dan sulit dijaga. Hingga tahun 2007, Indonesia masih belum memiliki Cyberlaw, padahal draft akademis RUU Cyberlaw sudah dibahas sejak tahun 2000 oleh Ditjen Postel dan Deperindag. UU yang masih ada kaitannya dengan teknologi informasi dan telekomunikasi adalah UU Telekomunikasi tahun 1999.
Internet juga disalahkan oleh sebagian orang karena dianggap menjadi sebab kematian. Brandon Vedas meninggal dunia akibat pemakaian narkotik yang melampaui batas dengan semangat dari teman-teman chatting IRCnya. Shawn Woolley bunuh diri karena ketagihan dengan permainan online, Everquest. Brandes ditikam bunuh, dan dimakan oleh Armin Meiwes setelah menjawab iklan dalam Internet.
Akses Internet
Anak-anak sedang menggunakan komputer untuk mengakses Internet.
Negara dengan akses Internet yang terbaik termasuk Korea Selatan (50% daripada penduduknya mempunyai akses jalurlebar - Broadband), danSwedia. Terdapat dua bentuk akses Internet yang umum, yaitu dial-up, dan jalurlebar. Di Indonesia, seperti negara berkembang dimana akses Internet dan penetrasi PC sudah cukup tinggi dengan didukungnya Internet murah dan netbook murah, hanya saja di Indonesia operator kurang adil dalam menentukan harga dan bahkan ada salah satu operator yang sengaja membuat “jebakan” agar pengguna Internet tersebut membayar lebih mahal. Lainnya sekitar 42% dari akses Internet melalui fasilitas Public Internet Access seperti warnet , cybercafe, hotspot dll. Tempat umum lainnya yang sering dipakai untuk akses Internet adalah di kampus dan di kantor.
Disamping menggunakan PC (Personal Computer), kita juga dapat mengakses Internet melalui Handphone (HP) menggunakan fasilitas yang disebut GPRS (General Packet Radio Service). GPRS merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang memiliki kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas (grafis dan multimedia). Teknologi GPRS dapat diakses yang mendukung fasilitas tersebut. Pengaturan GPRS pada ponsel tergantung dari operator yang digunakan. Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya kapasitas (per-kilobyte) yang diunduh.
Penggunaan Internet di tempat umum
Internet juga semakin banyak digunakan di tempat umum. Beberapa tempat umum yang menyediakan layanan Internet termasuk perpustakaan, dan Internet cafe/warnet (juga disebut Cyber Cafe). Terdapat juga tempat awam yang menyediakan pusat akses Internet, seperti Internet Kiosk, Public access Terminal, dan Telepon web.
Terdapat juga toko-toko yang menyediakan akses wi-fi, seperti Wifi-cafe. Pengguna hanya perlu membawa laptop (notebook), atau PDA, yang mempunyai kemampuan wifi untuk mendapatkan akses Internet.
Tokoh-tokoh Internet
• Tim Berners-Lee pencipta WWW (World Wide Web)
• Roy Tomlinson pencipta @ (at) pada alamat surat e-mail
• Tim Berners-Lee] penemu dan pengembang internet hingga seperti saat sekarang ini

Memex
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa
Memex (singkatan dari “memory extender”) , adalah nama yang diberikan oleh Vannevar Bush untuk sebuah mesin teoretis yang ia usulkan dalam artikelnya As We May Think, yang dimuat pada tahun 1945 pada The Atlantic Monthly. Memex disebut-sebut sebagai pionir dari teknologi hiperteks yang muncul kemudian.

referensi :

Pengertian Web 1.0 ; 2.0 ; 3.0


Nama Kelompok 6:
M. Ardi Yudha Prawir (54411766)
Ali Akbar (50411593)
Venessa Arie (58411861)
Amanda Tribuana Mentari P (50411661)
Charles Simanjuntak (51411618)

Kelahiran Web Science didorong oleh pergerakan generasi Web dari Web 1.0ke Web 3.0.Sejak diperkenalkan Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee, perkembangan yang terjadi luar biasa.
Perbedaan utama dari setiap generasi adalah pada Web 1.0 masih bersifat read-only, pada Web 2.0 bergerak ke arah read-write,sedangkan pada Web 3.0 mengembangkan hubungan manusia ke manusia, manusia ke mesin, dan mesin ke mesin.
Pada Web 2.0 kegiatan sosial sudah dimulai, dengan semakin popularnya berbagai fasilitas seperti wikipedia, blog, friendster dan sebagainya. Tetapi kendala utama pada Web 2.0 adalah penangan untuk pertukaran data atau interoperabilitas masih sulit.
Web 3.0 mencoba menyempurnakan Web 2.0 dengan memberikan penekanan penelitian pada Semantic Web, Ontology, Web Service, Social Software, Folksonomies dan Peer-to-Peer. Penelitian ini sangat memperhatikan ‘budaya’ sebuah komunitas terhadap kebutuhan akan sebuah data atau informasi.

Web 1.0
web 1.0 adalah merupakan teknologi web yang pertama kali digunakan dalam aplikasi world wide web, atau ada yang menyebut web 1.0. sebagai www itu sendiri yang banyak digunakan dalam situs web yang bersifat personal.
Beberapa ciri atau karakteristik web 1.0. adalah:
1. Merupakan halaman web yang statis atau hanya berfungsi untuk
menampilkan.
2. Halaman masih didesain sebagai html murni, yang ‘hanya’
memungkinkan orang untuk melihat tanpa ada interaksi
3. Biasanya hanya menyediakan semacam buku tamu online tapi tidak
ada interaksi yang intens
4. Masih menggunakan form-form yang dikirim melalui e-mail, sehingga
komunikasi biasanya baru satu arah.

Web 2.0
Web 2.0, adalah sebuah istilah yang dicetuskan pertama kali oleh O’Reilly Media pada tahun 2003, dan dipopulerkan pada konferensi web 2.0 pertama di tahun 2004, merujuk pada generasi yang dirasakan sebagai generasi kedua layanan berbasis web—seperti situs jaringan sosial, wiki, perangkat komunikasi, dan folksonomi—yang menekankan pada kolaborasi online dan berbagi antar pengguna. O’Reilly Media, dengan kolaborasinya bersama MediaLive International, menggunakan istilah ini sebagai judul untuk sejumlah seri konferensi, dan sejak 2004 beberapa pengembang dan pemasar telah mengadopsi ungkapan ini.
Walaupun kelihatannya istilah ini menunjukkan versi baru daripada web, istilah ini tidak mengacu kepada pembaruan kepada spesifikasi teknis World Wide Web, tetapi lebih kepada bagaimana cara si-pengembang sistem di dalam menggunakan platform web.
Mengacu pada Tim Oreilly, istilah Web 2.0 didefinisikan sebagai berikut:
“Web 2.0 adalah sebuah revolusi bisnis di dalam industri komputer yang terjadi akibat pergerakan ke internet sebagai platform, dan suatu usaha untuk mengerti aturan-aturan agar sukses di platform tersebut. ”
Prinsip-prinsip Web 2.0
1. Web sebagai platform
2. Data sebagai pengendali utama
3. Efek jaringan diciptakan oleh arsitektur partisipasi
4. Inovasi dalam perakitan sistem serta situs disusun dengan
menyatukan fitur dari pengembang yang terdistribusi dan independen
(semacam model pengembangan “open source”)
5. Model bisnis yang ringan, yang dikembangkan dengan gabungan isi
dan layanan
6. Akhir dari sikllus peluncuran (release cycle) perangkat lunak
(perpetual beta)
7. Mudah untuk digunakan dan diadopsi oleh user

Perbedaan Web 1.0 dan Web 2.0
yang menjadi kunci perbedaan dalam Web 1.0 dan Web 2.0 adalah keterbatasan pada Web 1.0 yang mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam website tersebut dan melihat satu persatu konten di dalamnya. Sedangkan Web 2.0 memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan. Selain itu, kemampuan Web 2.0 dalam melakukan aktivitas drag and drop, auto complete, chat, dan voice seperti layaknya aplikasi desktop, bahkan berlaku seperti sistem operasi, dengan menggunakan dukungan AJAX atau berbagai plug-in (API) yang ada di internet. Hal tersebut akan merubah paradigma pengembang sofware dari distribusi produk menjadi distribusi layanan. Sedangkan karakter lainnya, kolaborasi dan partisipasi pengguna, ikut membantu memperkuat perbedaan pada Web 2.0. Suatu website dapat saja memasukkan beberapa bahkan tujuh karakter Web 2.0 di dalam situs yang dibangunnya. Semakin banyak karakter yang masuk ke dalam website tersebut, suatu situs akan mendekati Web 2.0.
Aplikasi Web 2.0 disajikan secara penuh dalam suatu web browser tanpa membutuhkan teknologi perangkat yang canggih dari sisi user. Tidak mengherankan bila suatu aplikasi (software) dapat diakses secara online tanpa harus menginstalnya terlebih dahulu. Software tersebut misalnya software pengolah kata (seperti MS Word) atau software pengolah angka (seperti MS Excel).
Suatu web 2.0 biasanya digunakan sebagai akhir dari siklus peluncuran produk software, mengilustrasikan setiap produsen software tidak lagi meluncurkan produknya dalam bentuk fisik. Karena web menjadi platform, pengguna cukup datang ke website untuk menjalankan aplikasi yang ingin mereka gunakan. Hasil dari pengembangan fitur di dalam software dapat langsung dirasakan oleh pengguna. Software tidak lagi dijual sebagai produk namun berupa layanan (service).

Web 3.0
Hingga kemudian muncul era yang lebih baru lagi yaitu Web 3.0. Teknologi Web generasi ketiga yang pertama kali diperkenalkan tahun 2001 ini memiliki ciri-ciri umum seperti suggest, happen dan provide, dimana disini web seolah-olah sudah seperti kehidupan di alam nyata.
Web 3.0 sendiri juga merupakan sebuah realisasi dari pengembangan sistem kecerdasan buatan (artificial intelegence) untuk menciptakan global meta data yang dapat dimengerti oleh sistem, sehingga sistem dapat mengartikan kembali data tersebut kepada pengunjung dengan baik.
Saat ini adaptasi Web 3.0 mulai dikembangkan oleh beberapa perusahaan di dunia seperti secondlife, Google Co-Ops, bahkan di Indonesia sendiri juga sudah ada yang mulai mengembangkannya, yaitu Li’L Online (LILO) Community.
Dalam era web 3.0, pengembangan aspek sosial sebuah web mulai dipertimbangkan. Aspek sosial yang dimaksud, terutama adalah aspek interaksi. Bagaimana sebuah web dapat memberikan sebuah interaksi sesuai dengan kebutuhan informasi setiap pemakaianya, merupakan sebuah tantangan utama dikembangkannya versi Web 3.0 ini. Walaupun hanya bersifat virtual 3D, namun ternyata banyak yang mengharapkan perkembangan teknologi web ini dapat memenuhi kebutuhan setiap bidang informasi, bahkan setiap orang yang mengunjunginya.
Sebagai teknologi masa depan, Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang memadahi dan spesifikasi komputer yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak lain karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Sedangkan seperti yang kita tahu biaya akses Internet dengan kecepatan tinggi di Indonesia ini masih terbilang mahal bagi masyarakat umum. Belum lagi jika dihitung dari biaya spesifikasi perangkat komputer yang dibutuhkan, mungkin masyarakat Indonesia yang ingin menikmati kecanggihan layanan berbasis teknologi Web 3.0 masih harus menarik nafas penjang. Namun karena Web 3.0 sendiri masih dalam pengembangan, seiring dengan berlalunya waktu sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa mengharapkan bahwa biaya komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan tinggi akan semakin murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas.
Web era ini bisa dibilang sangat care dengan kebutuhan kita karena menyediakan apa saja yang kita butuhkan. Contoh sederhana, dengan dukungan teknologi 3-D animasi, kita bisa membuat profil avatar sesuai karakter kita kemudian melakukan aktivitas di dunia maya layaknya kehidupan sehari-hari kita di dunia nyata, mulai dari jalan-jalan, ke mall, ke book store, bercakap-cakap dengan teman lain, dsb. Kalau bisa disimpulkan, Web 3.0 adalah dunia virtual kita. Dia mampu memberi saran dan nasehat untuk kita disamping menyediakan apa yang kita butuhkan. Memang, ini menjadi salah satu keunikan dari Web 3.0 karena konsep dasar yang digunakannya adalah manusia dapat berkomunikasi dengan mesin pencari. Misal, kita bisa meminta Web mencari suatu data spesifik tanpa perlu kita susah payah mencari satu per satu dalam situs-situs Web. Hasil yang diberikan pun juga relevan.

Sejarah Web


Nama Kelompok 6:

M. Ardi Yudha Prawir (54411766)
Ali Akbar (50411593)
Venessa Arie (58411861)
Amanda Tribuana Mentari P (50411661)
Charles Simanjuntak (51411618)

SEJARAH WEB
Web dikembangkan pertama kali oleh Sir Timothy John ¨Tim Berners-Lee, hanya saja pada saat itu web masih berjalan tanpa terhubung jaringan. Web semakin popular ketika mulai terhubungan jaringan internet, yaitu pada akhir tahun 80-an. Saat itu di laboratorium CERN yang berlokasi di kota Geneva, Swiss menyatakan bahwa web bisa diakses melalui jaringan dan dimiliki oleh siapa saja.
Sejarah web juga berkaitan dengan sejarah perkembangan teknologi komputer. Karena pada awalnya tampilan web masih sangatlah sederhana, hanya menampilkan teks, lalu untuk hyperlink (link) pada saat itu masih menggunakan tampilan nomor yang menghubungkan antara satu halaman ke halaman lainnya.
Pada saat itu pun, teknologi web dikembangkan dan berjalan pada sistem operasi Unix, masih sangat jarang yang menggunakan teknologi windows. andaipun ada, teknologi windows masih sangat sederhana.

Web Science didirikan dengan nama Web Science Research Initiative (WSRI). Web Sicence ini awalnya adalah hasil dari Memorandum of Understanding antara MIT CSAIL dan University of Southampton, ECS. Ambisinya adalah mengkoordinasi dan mendukung sentralisasi pembelajaran World Wide Web. Sejak pertama kali diluncurkan, konsep Web Science sudah menyebar secara meluas dan mengukuhkan diri sebagai area aktifitas yang penting.
Aktifitas WSRI fokus pada :
(i) Artikulasi agenda penelitian untuk komunitas scientific
(ii) Mengkoordinasi pengembangan materi pembelajaran Web Science
(iii) Mengikat pemikiran tentang kepeminpinan pada sektor yang berkembang ini
Untuk melanjutkan aktifitasnya dan mendukung pengembangan Web Science secara global, para direktur WSRI membuat badan amal-the Web Science Trust (WST). WST berkerja sama dengan World Wide Web. Golnya adalah untuk mendorong partisipan luas dalam pengembangan Web Science. the Foundation mempunyai misi untuk meningkatkan Web. the Trust dan the Foundation mempunyai kesamaan komitmen untuk melanjutkan disiplin dari Web Science dan akan bekerja bersama pada beberapa proyek yang memperbaiki pengertian tentag Web Science dan mempromosikan dampak positif Web Science pada masyarakat luas.

Web science adalah ilmu pengetahuan untuk membuat dan memanipulasi web. Web adalah kumpulan halaman yang dapat menampilkan informasi berupa gambar, animasi, tulisan, suara maupun gabungan dari keseluruhannya yang bersifat statis atau dinamis yang dapat membentuk rangkaian yang saling terkait yang dihubungkan dengan banyak link. Science adalah ilmu pengetahuan yang didapat dan bisa menjadi pengetahuan bagi masyarakat untuk memberi informasi yang akurat.
Web biasanya terangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada di dalam World Wide Web (WWW) di Internet. Sebuah halaman web adalah dokumen yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language), yang hampir selalu bisa diakses melalui HTTP, yaitu protokol yang menyampaikan informasi dari server website untuk ditampilkan kepada para pemakai melalui web browser. Semua publikasi dari website-website tersebut dapat membentuk sebuah jaringan informasi yang sangat besar.
Beberapa contoh aplikasi yang bisa digunakan :
Ada banyak jenis sistem software yang dapat dipakai untuk meng-generate Dynamic Web System dan Situs Dynamic, beberapa diantaranya adalah ColdFusion (CFM), Active Server Pages (ASP), Java Server Pages (JSP) dan PHP, bahasa program yang mampu untuk meng-generate Dynamic Web System dan Situs Dinamis. Situs juga bisa termasuk didalamnya berisi informasi yang diambil dari satu atau lebih database atau bisa juga menggunakan teknologi berbasis XML, contohnya adalah RSS. Isi situs yang statis juga secara periodik di generate, atau, apabila ada keadaan dimana dia butuh untuk dikembalikan kepada keadaan semula, maka dia akan di generate, hal ini untuk menghindari kinerjanya supaya tetap terjaga.

Perkembangan Teknologi Web
Dalam sejarah web, web browser digunakan sebagai media untuk berselancar, dan browser yang pertama kali popular digunakan yaitu Internet Explorer. Internet Explorer digunakan sebagai aplikasi untuk mengakses web melalui komputer. Seiring perkembangan saat ini sudah tersedia beragam web browser selain Internet Explorer, seperti mozilla firefox, google chrome, safari, opera dan sebagainya. Untuk bahasa pemrograman yang pada awalnya hanya terdapat beberapa bahasa, saat ini sudah beragam.



Salah satu bentuk bagian perkembangan sejarah web, lahir definisi web pada akhir tahun 90-an, yaitu yang disebut web 2.0. Web 2.0 ini didefinisikan sebagai web yang berfungsi kolaboratif, informatif, dengan tujuan membuat pengguna semakin dekat, salah satu cirinya ditandai dengan hadirnya wiki, blog, social network.

Bertolak dari sejarah web yang masih sangat sederhana digunakan, saat ini akses web bukan hanya dapat digunakan melalui komputer melainkan juga sudah menjangkau hingga berbasis mobile. Baik berupalaptop, netbook, smartphone hingga handphone. Dengan begitu kemudahan akses web melalui beragam media mana saja, semakin membuat web bagian dari kebutuhan hidup masyarakat secara luas.

(Source : anneahira.com)